Profile

Last Updated on Friday, 26 February 2010 13:36

ANGGARAN  DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

ASOSIASI GURU EKONOMI  INDONESIA

( AGEI )

 

Sekretariat SMA Negeri 28 Jakarta Jl. Raya Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan Telepon (021) 7806293

 

 

ANGGARAN  DASAR

 

BAB I

Nama, Tempat dan Waktu.

Pasal 1

1.   Organisasi bernama Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia selanjutnya disingkat AGEI.

2.   AGEI Pusat berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia.

3.   AGEI Provinsi berkedudukan di Ibukota Provinsi.

4.   AGEI Kabupaten / kota berkedudukan di Ibukota Kabupaten / Kota.

Pasal 2

AGEI dibentuk/dikukuhkan pada tanggal. 20 Juni 2007 di Jakarta untuk jangka waktu yang tidak ditetapkan.

 

BAB II

Azas Organisasi

Pasal 3

AGEI adalah organisasi berazaskan Pancasila dan UUD 1945.

Pasal 4

AGEI adalah organisasi profesi guru ekonomi Indonesia non partisan yang bersifat independen.

 

BAB III

Visi, Misi  dan Tujuan

Pasal 5

Visi AGEI mewujudkan profesionalitas guru ekonomi yang unggul dalam spiritual, intelektual, dan emosional.

Pasal 6

Misi AGEI  adalah:

1.     Meningkatkan profesionalitas

2.     Meningkatkan sikap dan pengetahuan berbasis imtak dan iptek

3.     Mengembangkan wawasan dan ketrampilan dalam  menghadapi globalisasi

4.     Mewujudkan guru sebagai agen perubahan dan kemajuan

5.     Meningkatkan kesejahteraan

6.     Memberikan perlindungan kepada  anggota

Pasal 7

Tujuan AGEI  adalah:

1.    Meningkatkan profesionalitas dalam proses pembelajaran

2.    Meningkatkan sikap dan pengetahuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan berdasar iman dan takwa

3.    Mengembangkan wawasan berpikir dan ketrampilan komunikasi berbahasa internasional dalam  menghadapi globalisasi

4.    Mewujudkan guru sebagai agen pembelajaran,  pengembang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta pengabdi kepada masyarakat berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

5.    Meningkatkan kesejahteraan materiil dan spirituil

6.    Memberikan wahana berpikir dan bertindak agar tercipta iklim yang kondusif, kreatif, inovatif dan kompetitif bagi dunia pendidikan

7.    Memberikan perlindungan kepada  anggota

8.    Meningkatkan karier bagi anggotanya

 

BAB IV

Keanggotaan

Pasal 8

Keanggotaan AGEI terdiri dari:

1.     Anggota Biasa

2.     Anggota Luar Biasa

3.     Anggota Kehormatan

Pasal 9

Yang dimaksud dengan anggota pada pasal 8 ayat 1, 2 dan 3 adalah sebagai berikut:

1.     Anggota Biasa adalah Guru Ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs yang mengajar di sekolah Negeri /Swasta dan MGMP Ekonomi.

2.     Anggota Luar Biasa adalah mantan atau pensiunan guru Ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs sebagaimana tercantum dalam ayat 1.

3.     Anggota Kehormatan adalah anggota masyarakat peduli pendidikan, khususnya pelajaran ekonomi.

 

BAB V

Hak dan Kewajiban Anggota

Pasal 10

Anggota Biasa berhak:

1.     Menghadiri rapat, berbicara dan memberi suara.

2.     Memilih dan atau dipilih dalam kepengurusan.

3.     Mendapat pelayanan prefesional dalam melaksanakan tugasnya.

4.     Memperoleh layanan peningkatan kesejahteraan sesuai dengan kemampuan organisasi.

Pasal 11

Anggota Biasa berkewajiban:

1.     Menjaga citra / nama baik organisasi.

2.     Tunduk pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, kode etik profesi serta peraturan lain hasil keputusan organisasi.

3.     Menjalankan tugas profesi dengan sebaik-baiknya.

4.     Bertanggung jawab terhadap profesinya.

Pasal 12

Anggota Luar Biasa dan Anggota Kehormatan berhak:

1.     Menghadiri rapat.

2.     Memberikan usul dan saran untuk kemajuan organisasi

Pasal 13

Anggota Luar Biasa dan Anggota Kehormatan berkewajiban:

1.     Menjaga citra / nama baik organisasi.

2.     Tunduk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, kode etik profesi serta keputusan AGEI dari hasil keputusan organisasi.

 

BAB VI

Dewan Kehormatan Kode Etik

Pasal 14

Guna pertanggung jawaban terhadap profesi perlu dibentuk Dewan Kehormatan Kode Etik Guru Ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs.

Pasal 15

Fungsi Dewan Kehormatan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Guru Ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs bilamana terdapat penyimpangan dalam melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pendidik.

 

BAB VII

Organisasi Kepengurusan

Pasal 16

Susunan pengurus AGEI di tingkat pusat, provinsi, kabupaten / kota disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kondisi setempat.

Pasal 17

1.     Masa jabatan pengurus tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten / kota selama 5 tahun terhitung mulai tanggal pelantikan.

2.     Kepengurusan periode pertama tingkat pusat disahkan langsung pada saat pembentukan pengurus oleh Kongres.

3.     Kepengurusan periode berikutnya tingkat pusat disahkan langsung melalui Musyawarah nasional.

4.     Kepengurusan tingkat provinsi disahkan di Musyawarah wilayah oleh pengurus Pusat.

5.     Kepengurusan tingkat kabupaten/kota disahkan di Musyawarah daerah oleh pengurus Provinsi.

6.     Usia ketua umum dan sekretaris jendral pada saat pemilihan setinggi-tingginya berumur 54 tahun.

 

BAB VIII

Atribut Organisasi

Pasal 18

1.     AGEI memiliki logo dan mars yang diatur oleh kongres/munas.

2.     Pakaian seragam AGEI dan atribut lainnya diatur oleh kongres/munas.

 

BAB IX

Hubungan Kerja

Pasal 19

Antara pengurus tingkat pusat, provinsi, kabupaten / kota mempunyai hubungan kerja yang harmonis dan koordinatif.

 

BAB X

Rapat

Pasal 20

Jenis-jenis rapat :

1.     Rapat tingkat pusat:

a.     Musayawarah Nasional /Kongres

b.    Rapat Kerja Nasional (Rakernas)

c.     Rapat Pengurus Pusat

d.    Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub)

2.     Rapat Tingkat Provinsi:

a.     Musyawarah Provinsi

b.    Rapat Kerja Provinsi

c.     Rapat Pengurus Provinsi

d.    Musyawarah Propinsi Luar Biasa

3.     Rapat Tingkat Kabupaten / Kota:

a.     Musyawarah Kabupaten / Kota

b.    Rapat Kerja Kabupaten / Kota

c.     Rapat Pengurus Kabupaten / Kota

d.    Musyawarah Kabupaten / Kota Luar Biasa

Pasal 21

Peserta rapat yang dimaksud pasal 20 ayat 1, 2 dan 3 adalah:

1.     Kongres dihadiri oleh pengurus pusat,  provinsi, kabupaten / kota.

2.     Rakernas dihadiri oleh pengurus pusat dan perwakilan pengurus provinsi.

3.     Rapat pengurus pusat dihadiri oleh pengurus pusat.

4.     Musyawarah provinsi dihadiri oleh pengurus provinsi dan pengurus kabupaten / kota.

5.     Rapat kerja provinsi dihadiri semua pengurus provinsi dan perwakilan pengurus kabupaten / kota.

6.     Rapat pengurus provinsi dihadiri semua pengurus provinsi.

7.     Musyawarah kabupaten / kota dihadiri oleh pengurus kabupaten / kota dan perwakilan anggota.

8.     Rapat kerja kabupaten / kota dihadiri oleh pengurus kabupaten / kota dan anggota.

9.     Rapat pengurus kabupaten / kota dihadiri oleh pengurus kabupaten / kota.

 

BAB XI

Kegiatan dan Usaha

Pasal 22

1.     Menyelenggarakan rapat secara berkesinambungan baik dari tingkat pusat, di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten / kota.

2.     Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi guru-guru ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs baik negeri maupun swasta di tingkat kabupaten / kota, provinsi maupun pusat.

3.     Memberikan perlindungan kepada anggota

4.     Meningkatkan kesejahteraan anggota.

 

BAB XII

Keuangan Organisasi

Pasal 23

Keuangan organisasi didapat dari :

1.     Iuran anggota.

2.     Sumbangan dari instansi tingkat pusat, provinsi dan kabupaten / kota.

3.     Sumbangan dari pihak lain yang tidak mengikat.

4.     Usaha-usaha lain yang sah dan halal.

 

BAB XIII

Perubahan Anggaran Dasar     

Pasal 24

1.     Perubahan Anggaran Dasar melalui musyawarah nasional.

2.     Musyawarah nasional dianggap sah apabila diikuti oleh 2/3 (dua pertiga) dari jumlah yang diharapkan hadir.

3.     Perubahan harus disetujui oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga)  dari jumlah peserta musyawarah nasional.

 

BAB XIV

Pembubaran

Pasal 25

Pembubaran AGEI hanya dapat dilakukan apabila diusulkan oleh 2/3 pengurus daerah melalui musyawarah nasional luar biasa

 

BAB XV

Peraturan dan Peralihan

Pasal 26

1.     Hal-hal yang belum ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga atau peraturan-peraturan organisasi.

2.     Anggaran Dasar ini berlaku sejak ditetapkan oleh kongres.

 

Ditetapkan di                                    : Jakarta

Pada tanggal                                    : .20 Juni 2007                        

 

Pimpinan Sidang,                             Sekretaris Sidang,

 

 

(Drs Syahrir NS, MM)                        (Dra. Christina Kurniawati)

 

Anggota :

1.     Drs. Hasan Basri T                      (............... ......................)

2.     Refi Indra, S.Pd                          (............... ......................)

3.     Sardjono Supribadi S.Pd            (............... ......................)

4.     Drs. Hendro Widodo                   (............... ......................)

 

 


ANGGARAN  RUMAH  TANGGA

 

 

BAB I

Penjelasan Istilah

Pasal 1

1.     Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia  disingkat AGEI adalah organisasi yang mewadahi Guru Ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs baik negeri maupun swasta.

2.     Yang dimaksud dengan mutu pendidikan adalah peningkatan kualitas pendidikan secara umum di tanah air, khususnya mata pelajaran ekonomi di SMA/MA, SMK dan SMP/MTs.

3.     Yang dimaksud menyamakan persepsi adalah menyamakan cara pandang guru-guru ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs yang berpedoman pada undang-undang, peraturan, keputusan dan kebijakan yang berlaku

4.     Kesejahteraan guru ekonomi adalah terpenuhinya kebutuhan yang mendasar guru ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs.

5.     Perlindungan guru ekonomi adalah perlindungan lahiriah dan bathiniah

 

BAB II

Keanggotaan

Pasal 2

1.    Keanggotaan bersifat otomatis

2.   Anggota dinyatakan berhenti apabila:

a.     Mengundurkan diri.

b.    Diberhentikan karena tidak mematuhi AD/ART dan atau melanggar kode etik profesi.

c.     Meninggal dunia.

d.    Alih tugas ke bidang lain.

BAB III

Visi, Misi  dan Tujuan

Pasal 3

Profesionalitas adalah kemampuan bertindak secara khusus sesuai keahliannya.

Spiritual merupakan hubungan kejiwaan seorang guru dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Kemampuan seorang guru dalam bertindak yang dilandasi berpikiran jernih  berdasarkan ilmu pengetahuan.

Tindakan seorang guru menggunakan perasaan atau hati nurani

Pasal 4

Misi AGEI  adalah: Meningkatkan profesionalitas,  sikap dan pengetahuan berbasis imtak dan iptek, mengembangkan wawasan dan ketrampilan dalam  bahasa inggris menghadapi globalisasi, menjadikan guru sebagai agen perubahan dan kemajuan, sehingga kesejahteraan meningkat dan terlindungi

Pasal 5

Tujuan AGEI  berperan dan memberikan sumbangan secara profesional bagi upaya peningkatan mutu pendidikan di tanah air, dalam rangka peningkatan mutu akademik mata pelajaran ekonomi, memberikan kontribusi positif bagi terciptanya iklim yang kondusif, aktif dan kompetitif bagi dunia pendidikan, menampung dan menyalurkan aspirasi anggota, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan guru ekonomi melalui berbagai usaha dan memberikan advokasi kepada anggota.

 

BAB IV

Hak dan Kewajiban

Pasal 6

Hak anggota:

1.     Selain hal-hal yang tersebut pada pasal 8 Anggaran Dasar, demi kepentingan AGEI anggota berhak memberikan pendapat dan usul secara lisan maupun tertulis.

2.     Layanan peningkatan kesejahteraan anggota mencakup pula mendapatkan perlindungan hukum.

Pasal 7

Kewajiban Anggota:

1.     Mematuhi Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga, Kode Etik Profesi, peraturan dan ketentuan organisasi.

2.     Melaksanakan program, tugas serta visi dan misi organisasi.

3.     Menjaga citra AGEI yang bermakna:

a.     Menjaga nama baik guru ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs sesuai dengan norma agama, susila, budaya dan peraturan pemerintah.

b.    Membudayakan keteladanan berdasarkan kemandirian dan wawasan lingkungan.

 

BAB V

Kegiatan

Pasal 8

1.     Kegiatan pengembangan AGEI dilaksanakan melalui:

a.     Koordinasi.

b.    Pertemuan rutin.

c.     Pelatihan / penataran.

d.    Pertemuan ilmiah.

e.     Studi banding.

2.     Menjalin kerja sama dengan organisasi profesi yang relevan dengan arah dan tujuan AGEI

 

BAB VI

Pengurus

Pasal 9

1.   Susunan Pengurus Pusat AGEI terdiri dari:

·         Pelindung / Penasehat.

·         Dewan Pembina.

·         Pengurus Harian:

1.     Ketua Umum.

2.     Ketua I.

3.     Ketua II.

4.     Ketua III.

5.     Sekretaris Jendral.

6.     Sekretaris I

7.     Sekretaris II

8.     Sekretaris III

9.     Bendahara Umum.

10.  Bendahara I

11.  Bendahara II

12.  Bendahara III

 

Departemen:

1.             Kerohanian.

2.             Keorganisasian.

3.             Kerja sama Dalam dan Luar Negeri.

4.             Advokasi / Perlindungan hukum.

5.             Humas.

6.             Kebudayaan, seni dan olahraga.

7.             Kelembagaan pendidikan.

8.             Kewirausahaan

9.             Penelitian dan pengembangan.

2.   Ketua umum dan sekjen dipilih dalam Kongres secara langsung atau dengan sistem formatur.

Pasal 10

Susunan pengurus provinsi dan kabupaten / kota:

1.     Susunan pengurus provinsi dan kabupaten / kota terdiri dari:

a.     Dewan Penasehat.

b.    Dewan Pembina.

c.     Pengurus Harian:

1.         Ketua I

2.             Ketua II

3.             Sekretaris I

4.             Sekretaris II

5.             Bendahara I

6.             Bendahara II

7.             Bidang-Bidang (sesuai dengan kebutuhan)

2.   Pengurus provinsi dipilih dalam musyawarah wilayah tingkat provinsi, Pengurus kabupaten/ kota dipilih dalam musyawarah daerah tingkat kabupaten / kota.

Pasal 11

Tugas dan kewajiban pengurus

Rincian tugas kepengurusan:

a.     Ketua Umum

-          Melaksanakan tugas harian.

-          Mempertanggung jawabkan semua urusan organisasi ke luar dan ke dalam.

-          Memberikan arahan kepada pengurus.

-          Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi dengan instansi terkait.

-          Mengambil keputusan.

b.    Ketua I sampai III

-          Mewakili dan bertindak untuk dan atas nama Ketua Umum / Ketua I.

-          Lebih mengutamakan urusan ke dalam.

-          Bertanggung jawab masalah administrasi.

-          Memberi petunjuk tentang penggunaan anggaran.

-          Secara bersama-sama menangani masalah dan pemecahannya.

-          Merencanakan acara kegiatan.

-          Menjadi penghubung antara anggota dan Ketua Umum / Ketua I

c.     Sekretaris Jendral

-          Penggerak roda organisasi dan pemberi informasi.

-          Melaksanakan tugas-tugas kesekretariatan.

-          Mencatat segala kegiatan organisasi.

-          Melaksanakan surat menyurat.

-          Menata sistem administrasi organisasi.

d.    Sekretaris I – III

-          Merencanakan susunan acara kegiatan.

-          Membantu segala kegiatan yang ditangani Sekretaris Jendral / Sekretaris I.

e.     Bendahara umum

-          Merencanakan dan mengumpulkan dana untuk kegiatan organisasi.

-          Sebagai pemegang kas.

-          Mengeluarkan uang setelah disetujui ketua umum / ketua.

-          Membuat laporan keuangan.

f.     Bendahara I – III

-          Membantu merencanakan dan mengumpulkan dana untuk kegiatan organisasi.

-          Membantu menyusun laporan keuangan.

g.    Ketua Departemen:

-          Merencanakan program kegiatan sesuai dengan bidang garapannya.

-          Melaksanakan program.

-          Mengendalikan dan mengevaluasi keberhasilan tugas.

-          Melaporkan kegiatan.

 

BAB VII

Dewan Kehormatan Kode Etik

Pasal 12

1.     Dewan Kehormatan Kode Etik AGEI perlu dibentuk di tingkat pusat, provinsi dan Kabupaten / kota.

2.     Dewan Kehormatan Kode Etik AGEI dibentuk melalui:

a.     Musyawarah nasional untuk tingkat pusat.

b.    Musyawarah wilayah provinsi untuk tingkat provinsi.

c.     Musyawarah daerah untuk tingkat kabupaten / kota.

3.     Dewan Kehormatan Kode Etik AGEI perlu dibentuk ditingkat pusat provinsi dan kabupaten/kota untuk masa jabatan 5 tahun.

Pasal 13

1.     Dewan Kehormatan Kode Etik AGEI terdiri atas:

a.     Ketua MGMP mata pelajaran ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs.

b.    Para guru ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs yang berpangkat Pembina Tingkat I (Golongan IV/B) ke atas.

2.     Apabila di wilayah tersebut belum ada guru ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs berpangkat Pembina Tingkat I (Golongan) IV / B maka dapat ditunjuk guru ekonomi SMA/MA, SMK dan SMP/MTs yang dianggap senior.

3.     Jumlah Anggota Dewan Kehormatan Kode Etik AGEI antara 3 – 7 orang dengan jumlah ganjil. 

 

BAB VIII

Rapat

Pasal 14

Kongres yang dihadiri pengurus pusat, utusan provinsi dan kabupaten / kota diselenggarakan setiap 5 tahun, untuk menerima pertanggung jawaban pengurus, mengubah / menetapkan AD/ART, menyusun progam kerja dan memilih pengurus baru.

Pasal 15

Rapat kerja nasional yang dihadiri pengurus pusat dan perwakilan provinsi diselenggarakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam periode kepengurusan untuk keperluan evaluasi pelaksanaan program.

Pasal 16

Rapat pengurus pusat dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus tingkat pusat untuk menentukan / melakukan berbagai kebijakan.

Pasal 17

Musyawarah Nasional Luar Biasa dapat diselenggarakan sewaktu-waktu apabila terbukti pengurus pusat melakukan penyimpangan / pelanggaran AD/ART untuk meminta pertanggung jawaban pengurus, dan harus diusulkan oleh sekurang-kurangnya 10 provinsi.

 

BAB IX

Penutup

Pasal 18

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur kemudian.

 

Ditetapkan di                                    : Jakarta

Pada tanggal                                    : .20 Juni 2007                        

 

Pimpinan Sidang,                             Sekretaris Sidang,

 

 

(Drs Syahrir NS, MM)                        (Dra. Christina Kurniawati)

Anggota :

1.     Drs. Hasan Basri T                      (............... ......................)

2.     Refi Indra, S.Pd                          (............... ......................)

3.     Sardjono Supribadi S.Pd            (............... ......................)

4.     Drs. Hendro Widodo                   (............... ......................)

 

 

Guru memiliki peran yang sangat penting  dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional, karena guru merupakan barisan terdepan dalam mencerdaskan kehidupan  bangsa. Untuk itu guru harus selalu berupaya meningkatkan profesionalitas agar dapat menjalankan fungsinya sebagai agen pembelajaran,  pengembang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta pengabdi kepada masyarakat berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Salah satu upaya meningkatkan profesionalitas guru melalui upaya mandiri atau melalui upaya kelompok.

 

 

Logo Syah AGEI hasil konggres 

 

 


KETUA UMUM

Drs. WIJI PURWANTA

(D K I)

 


KETUA    I

H.KEMAS ABDUL ROCHIM,SPd.M.M.

(JAWA TIMUR)

 


KETUA   II

SAPTO YUWONO,SPd.

(LAMPUNG)

 

KETUA   III

Drs. ABDUL ROZAK

(JAWA BARAT)

 


SEKJEN

Drs, WIJI SLAMET SUBAGYA

(D K I)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SEKRETARIS I

Drs. BUDI HARTONO

(JAWA TIMUR)

 


SEKRETARIS II

Drs. HADI SUMARDJONO

(JAWA TENGAH)

 


SEKRETARIS III

Drs. PIET MAURITS

(MALUKU)

 


BENDAHARA UMUM 

Dra. HJ. CHOMSIYATUN ,M.M.

( D K I )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BENDAHARA I

Drs. RUSTOMI EFFENDI, M.M.

(BANTEN)

 


BENDAHARA II

Dra. RETNO SUGIHARTI

(D I Y)

 


BENDAHARA III

REFI INDRA ,SPd.

(SUMSEL)

                                                  

 

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated on Friday, 26 February 2010 13:16

SUSUNAN  PENGURUS ASOSIASI GURU EKONOMI INDONESIA (AGEI)

PERIODE TAHUN 2007/2012

           

DEWAN PEMBINA

       

1

Prof. SOEYANTO, Ph.D

     

2

Prof. Dr. ZAMRONI

     

3

Prof. Dr. DIDIK J. RACHBINI

   
           

1

KETUA UMUM

 

 Drs. WIJI PURWANTA

 

(D K I)

2

KETUA    I

 H.KEMAS ABDUL ROCHIM,SPd.M.M.

 

(JAWA TIMUR)

3

KETUA   II

 

 SAPTO YUWONO,SPd.

 

(LAMPUNG)

4

KETUA   III

 

 Drs. ABDUL ROZAK

 

(JAWA BARAT)

           

5

SEKJEN

 

 Drs, WIJI SLAMET SUBAGYA

 

(D K I)

6

SEKRETARIS I

 

 Drs. BUDI HARTONO

 

(JAWA TIMUR)

7

SEKRETARIS II

 Drs. HADI SUMARDJONO

 

(JAWA TENGAH)

8

SEKRETARIS III

 Drs. PIET MAURITS

 

(MALUKU)

           

9

BENDAHARA UMUM 

 Dra. HJ. CHOMSIYATUN ,M.M.

 

( D K I )

10

BENDAHARA I

 

 Drs. RUSTOMI EFFENDI, M.M.

 

(BANTEN)

11

BENDAHARA II

 

 Dra. RETNO SUGIHARTI

 

(D I Y)

12

BENDAHARA III

 REFI INDRA ,SPd.

 

(SUMSEL)

           

DEPARTEMEN KEORGANISASIAN

   

KOORDINATOR

 Drs. BAMBANG SUTIYONO

 

( D I Y )

ANGGOTA 

       

1

Drs. WAWAN S. KHUSUMAH

 

(PAKANBARU)

2

Drs. H. SUMARNO, M.M.

   

(D K I)

3

MUYADI ,SE

     

(JAWA BARAT)

4

Drs. HERU PURWITO

   

(JAWA TIMUR)

5

Drs. SARJONO SUPRIBADI

   

(JAWA TENGAH)

6

Drs. ZIDNI NURI

   

(D I Y)

           

DEPARTEMEN PENGEMBANGAN PROFESIONALITAS

   

KOORDINATOR

 Drs. AGUS HARIONO, M.M.

 

(JAWA TIMUR)

ANGGOTA

       

1

NY. MONA DE PRETES, SPd.

 

(MALUKU)

2

Drs. TRI WAHONO

   

(D K I)

3

Drs. HERU SUSANTO

   

(JAWA TENGAH)

4

AGUS SUNARYA, SPd.

   

(JAWA BARAT)

5

Drs. IMAM NUROHMAN

   

(D I Y)

6

Drs. H. SAFRI ,M.M.

   

(SULSEL)

           

DEPARTEMEN KEJASAMA DALAM DAN LUAR NEGERI

   

KOORDINATOR

 Dra. ENDAH  PURWANINGSIH

 

(D K I)

ANGGOTA

       

1

PAMILARSIH , SPd.

   

(JAWA TENGAH)

2

Dra. ERAHAYU SALMAN

   

(JAWA BARAT)

3

Drs. PARMIN , M.M.

   

(JAWA TIMUR)

4

Drs. SUYADI

     

(JAWA TENGAH)

5

Drs. SUDJARWO

   

(BANTEN)

6

Dra. CHRISTINA KURNIAWATI

 

(D K I)

           

DEPARTEMEN ADVOKASI DAN PERLINDUNGAN HUKUM

   

KOORDINATOR

 Drs. ASEP MULYANA

 

(JAWA BARAT)

ANGGOTA

       

1

Drs. APP SITORUS

   

(JAMBI)

2

Drs. UMARYADI

   

(D K I)

3

Drs.  AGUS WAHYUDI

   

(JAWA TENGAH)

4

Drs. BAMBANG SUGENG

   

(JAWA TIMUR)

5

Dra. HJ. CUCU ROSTIKA, M.Pd.

 

(BANTEN)

6

Drs. PITER LOUPATTY

   

(MALUKU)

           

DEPARTEMEN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (LITBANG)

   

KOORDINATOR

 AGUS SUBROTO , SPd.

 

(D K I)

ANGGOTA

       

1

Drs. S. IMAM SUJA’I ,M.Pd.

   

(KALTIM)

2

Drs. WIDIYONO

   

(BENGKULU)

3

Drs. WALUYO PRASETYOHADI

 

(JAWA TENGAH)

4

CECEP SOFYAN,SPd. M.M.

   

(JAWA BARAT)

5

Dra. HARTATI

     

(JAWA TIMUR)

6

NUR WAHID , SPd.

   

(N T B)

           

DEPARTEMEN KEWIRAUSAHAAN

   

KOORDINATOR

  Drs. WAHYA

 

(BANTEN)

ANGGOTA

       

1

THOMY TALABESSY, SPd.

   

(MALUKU)

2

JASMANIAR, SE.

   

(GORONTALO)

3

Dra. K. DIAH CHAERANI

   

(D K I)

4

Drs. YULIANTO

   

(D I Y)

5

Drs. APRI ASIONO

   

(JAWA TIMUR)

6

TRI SIANI YUSAK , SPd.

   

(D I Y)

           

DEPARTEMEN SOSIAL

     

KOORDINATOR

 Drs. MARSANA

 

(JAWA TENGAH)

ANGGOTA

       

1

Drs. AMRI BARANGDI

   

(SULSEL)

2

Dra. KHAERANIS

   

(SUMBAR)

3

Drs. SUMARDI ,M.M.

   

(D K I)

4

Drs. H. ZAINI SULAIMAN, M.M.

 

(BANTEN)

5

Dra. MINDARTI

     

(JAWA TIMUR)

6

Dra. NUR HOTSIAH

   

(JAWA TENGAH)

           

DEPARTEMEN  HUBUNGAN MASYARAKAT (HUMAS)

   

KOORDINATOR

 Drs. SLAMET SUKAMTO

 

(JAWA BARAT)

ANGGOTA

       

1

AGUS HERI ,SE.

   

(D K I)

2

Drs. SUDARNO

   

(JAWA TENGAH)

3

Dra. SATITI ESTI NURANI

   

(BANTEN)

4

KETUT ERESMAWATI.SPd.

   

(BALI)

5

Drs. HENNI FITRIA

   

(JAWA TIMUR )

6

Drs. WIYONO

     

(JAWA TENGAH)

 

         

      

   

Jakarta , 20 Juni 2007

PENGURUS

       

KETUA UMUM

   

SEKRETARIS JENDRAL

           
           
           

Drs. WIJI PURWANTA

 

Drs, WIJI SLAMET SUBAGYA

           
           
   

DIREKTORAT JENDRAL

   
 

PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

           
           
           
   

DR. FASLI   JALAL, Ph.D

   
   

NIP  131 124 234

   
   

Visi & Misi

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated on Saturday, 20 February 2010 11:17 Written by Administrator Monday, 01 June 2009 19:26

VISI MISI DAN TUJUAN AGEI

 

AGEI adalah organisasi profesi guru ekonomi Indonesia non partisan yang bersifat independen yang dibentuk/ dikukuhkan pada tanggal. 20 Juni 2007 di Jakarta untuk jangka waktu yang tidak ditetapkan, dengan organisasi yang berazaskan Pancasila dan UUD 1945, dengan Visi, Misi  dan Tujuan :

 

Visi AGEI

mewujudkan profesionalitas guru ekonomi yang unggul dalam spiritual, intelektual, dan emosional.

 

Misi AGEI  adalah:

1.     Meningkatkan profesionalitas

2.     Meningkatkan sikap dan pengetahuan berbasis imtak dan iptek

3.     Mengembangkan wawasan dan ketrampilan dalam  menghadapi globalisasi

4.     Mewujudkan guru sebagai agen perubahan dan kemajuan

5.     Meningkatkan kesejahteraan

6.     Memberikan perlindungan kepada  anggota

 

Tujuan AGEI  adalah:

1.     Meningkatkan profesionalitas dalam proses pembelajaran

2.     Meningkatkan sikap dan pengetahuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan berdasar iman dan takwa

3.     Mengembangkan wawasan berpikir dan ketrampilan komunikasi berbahasa internasional dalam  menghadapi globalisasi

4.     Mewujudkan guru sebagai agen pembelajaran,  pengembang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta pengabdi kepada masyarakat berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

5.     Meningkatkan kesejahteraan materiil dan spirituil

6.     Memberikan wahana berpikir dan bertindak agar tercipta iklim yang kondusif, kreatif, inovatif dan kompetitif bagi dunia pendidikan

7.     Memberikan perlindungan kepada  anggota

8.     Meningkatkan karier bagi anggotanya

 

Sejarah AGEI

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated on Saturday, 10 April 2010 14:01 Written by Administrator Monday, 01 June 2009 19:23

Riwayat singkat

Asosiasi Guru Ekonomi diprakarsai oleh ketua MGMP Ekonomi DKI Jakarta Drs, Wiji Purwanta. Prakarsa tersebut dilatarbelakangi :bahwa Guru memiliki peran yang sangat penting  dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional, karena guru merupakan barisan terdepan dalam mencerdaskan kehidupan  bangsa. Untuk itu guru harus selalu berupaya meningkatkan profesionalitas agar dapat menjalankan fungsinya sebagai agen pembelajaran,  pengembang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta pengabdi kepada masyarakat berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Salah satu upaya meningkatkan profesionalitas guru melalui upaya mandiri atau melalui upaya kelompok. 

Untuk merealisasikan cita-cita tersebut diperlukan wadah berupa asosiasi guru mata pelajaran yang berfungsi sebagai pemelihara kode etik guru  dan memberikan advokasi terhadap anggotanya. Asosiasi merupakan wadah yang memiliki kekuatan hukum dan memiliki struktur organisasi yang jelas. Melalui asosiasi guru mata pelajaran,  seorang guru akan terjaga eksistensinya dan memiliki sarana pengembangan profesi, kualifikasi dan kompetensi.

 

Pra Konggres ::

Kegiatan Pra konggres diawali dengan berbagai pertemuan pendahuluan oleh pengurus MGMP Ekonomi DKI Jakarta, melibatkan perwakilan dari beberapa wilayah yang dihadiri sebanyak 52 orang yang berasal dari Yogyakarta, Bandung, Semarang, Bekasi, Sukabumi, Bogor, Depok, Banten Tangerang, Jakarta, yang mengasilkan rancangan dan persiapan konggres :

Konggres Asosiasi Guru Ekonomi

Kongres Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia dilaksanakan dari tanggal 17 sampai dengan 21 Juni 2007 di LPMP Provinsi DKI Jakarta jalan Nangka Tanjung Barat- Pasar Minggu Jakarta Selatan. Peserta Konggres dihadiri perwakilan 21 Provinsi sebanyak 136 peserta, yang menghasilkan antara lain : Kepengurusan, AD/ ART, Program Kerja, Logo, Mars / Himne AGEI

 

 

   

Page 1 of 2